Hati-hati, Asma Pancing Gejala Diabetes dan Penyakit Jantung!
HATI-hati,
jangan remehkan penyakit asma. Riset terkini menyebutkan, asma dapat
meningkatkan resiko diabetes dan penyakit jantung.
Hal ini disampaikan sejumlah peneliti dalam rapat tahunan American Academy of Allergy, Asthma & Immunology di San Fransisco.
Riset yang dipimpin Young J. Juhn, MD, MPH dari Mayo Clinic di
Rochester, Minnesota ini melibatkan 2.392 pengidap asma dan 4.784 orang
yang tidak mengidap asma.
Penelitian ini membuktikan, orang-orang yang menderita asma juga
menderita gejala diabetes dan penyakit jantung, namun cukup kebal
terhadap radang perut dan rematik.
Secara detil, tingkat kerentanan penderita asma akan diabetes mellitus
ialah 138 orang dari setiap 100.000 responden yang diteliti.
Bagi non-penderita asma, angka ini menciut hingga 104 orang dari 100.000 responden.
Untuk penyakit jantung, terdapat 188 orang dari setiap 100.000 orang
penderita asma yang mengalami gejala penyakit mematikan ini.
Untuk non-penderita asma, jumlah ini hanya berkisar di angka 134 orang dari 100.000 non-penderita asma.
“Sangat penting bagi para ahli medis untuk mewaspadai perkembangan
resiko penyakit jantung dan diabetes bagi penderita asma. Temuan ini
harus diartikan sebagai peringatan dini,” papar Juhn seperti yang
dikutip WebMD, Senin (21/3).
“Dengan adanya jumlah signifikan dari penderita asma yang terpengaruh
penyakit lain, kami harus terus mengawasi dampak potensial dari wabah
asma ke wabah penyakit kronis lainnya.”
Lalu apa yang menyebabkan kedua penyakit ini terkait dengan asma?
Neil Schachter, MD, dari Mount Sinai School of Medicine, New York,
memaparkan hubungan antara asma dengan diabetes serta gangguan jantung
dan paru-paru (chronic obstructive pulmonary disease – COPD) terkait
dengan kebiasaan merokok.
“Hubungan antara COPD dan diabetes diperkuat dengan kaitan pengaruh
antara merokok dan diabetes, serta hubungan teoritis antara penyebab
lazim radang yang menyebabkan COPD dan diabetes,” papar Schachter.
Schachter juga mewanti-wanti adanya pengaruh asma terhadap gangguan fisik lainnya, seperti obesitas.
Jika Anda penderita asma, Anda masih dapat mencegah “penyakit sampingan”
dari asma. Caranya, cukup jauhi kebiasaan merokok atau menghisap asap
rokok yang dihembuskan orang lain.
Nah, terbukti kan, rokok itu berbahaya
0 komentar:
Post a Comment