Showing posts with label Obat Alami. Show all posts
Showing posts with label Obat Alami. Show all posts

Beberapa Gejala Kanker Pada Wanita


Wanita, sebaiknya Anda mewaspadai beragam jenis kanker yang berhubungan dengan sistem reproduksi. Banyak hal yang bisa menyebabkan organ reproduksi Anda terserang kanker, seperti: bergonta-ganti pasangan, membasuh organ genital dengan air kotor, dan menggunakan pembalut kualitas rendah yang mengandung pemutih.
Terlebih, gejala kanker pada stadium awal itu sedikit atau malah tidak tampak. Beberapa jenis kanker yang bisa menyerang organ reproduksi Anda adalah:
  • Kanker Serviks
    Kanker serviks adalah kanker yang menyerang rahim Anda, biasanya disebabkan oleh virus HPV yang telah berkembang ganas menjadi sel kanker.
  • Kanker Vulva
    Vulva adalah bagian terluar dari sistem reproduksi wanita yang mencakup daerah libia, lubang vagina, klitoris, dan lubang uretra. Fakta menunjukkan bahwa 3% hingga 4% kanker sistem reproduksi pada wanita adalah kanker vulva dan kanker jenis ini biasanya menyerang para wanita yang telah menopause.
  • Kanker Ovarium
    Sel kanker ternyata juga bisa menjangkiti ovarium atau indung telur. Selain kanker serviks, kanker ovarium diklaim sebagai pembunuh wanita tertinggi dari berbagai macam kanker yang ada yang menyerang sistem organ reproduksi. Sama seperti gejala kanker serviks pada stadium awal yang tidak terdeteksi, gejala kanker ovarium tidak akan terdeteksi dengan mudah hingga kanker telah menyebar ke perut bagian atas atau luar.
Semua kanker ginekologi atau sistem reproduksi wanita memiliki kesamaan yakni, sulitnya gejala kanker dideteksi pada stadium awal. Namun, 10 gejala kanker pada sistem reproduksi ini jangan Anda abaikan.
  • Sakit Pada Panggul
    Anda merasakan nyeri, kram, dan ketidaknyamanan lainnya pada sekitar bawah pusar dan hal ini tidak hanya terjadi ketika Anda menstruasi? Sakit pada panggul yang berkelanjutan bisa jadi adalah gejala kanker ovarium dan kanker serviks.
  • Pembengkakan Perut dan Kembung
    Wanita mungkin saja merasa perutnya kembung setelah makan dan minum terlalu banyak terutama ketika menjelang menstruasi. Namun pada penderita kanker, perut kembung ini berlangsung lebih dari dua minggu atau masih berlangsung setelah periode menstruasi berakhir dalam sebulan.
  • Sakit Pada Punggung Bagian Bawah Terus Menerus
    Jika merasakan nyeri pada punggung bagian bawah secara berkelanjutan bisa jadi Anda mengidap kanker ovarium. Wanita penderita kanker acap kali mendeskripsikan sakitnya seperti nyeri bawah punggung saat bersalin.
  • Terus Menerus ke Kamar Mandi
    Keinginan buang air kecil yang kerap kali terjadi dan merasakan tekanan pada kantong kemih adalah kemungkinan tanda kanker. Terlebih, jika gejala ini diikuti oleh perasaan sudah kenyang, nyeri sekitar perut, dan perut kembung.
  • Tetap Merasa Kenyang
    Kehilangan selera makan atau merasa sudah kenyang berkepanjangan adalah gejala kanker ovarium.
  • Pengurangan Berat Badan yang Tidak Normal
    Bagi Anda yang berat badannya telah turun kurang lebih dari 5 kg padahal Anda tidak sedang diet atau berolahraga teratur maka segera hubungi dokter.
  • Ketidaknormalan Pada Vagina dan Vulva
    Untuk mengetahui ketidaknormalan pada vagina dan vulva Anda, maka sering-seringlah melakukan cek terhadap luka, bau, warna, dan ketidaknormalan lainnya pada vagina. Ketidaknormalan ini bisa jadi infeksi pada sistem reproduksi Anda.
  • Bengkak pada Kaki
    Pernahkan Anda mendapatkan kaki Anda bengkak tanpa sebab? Dan bengkak pada kaki ini juga sakit serta diikuti oleh gejala kanker lainnya? Kanker serviks mungkin telah menjangkiti Anda.
  • Perdaharan pada Vagina Terus Menerus
    90% wanita pengidap kanker pada sistem reproduksi menyatakan pernah mengalami perdarahan tidak normal. Pendarahan tidak normal bisa berupa perdarahan yang dialami wanita menopause. Pada wanita yang belum menopause, perdarahan tidak normal bisa berupa perdarahan berat saat berhubungan seksual.
  • Kelelahan
    Kelelahan sepertinya hal yang sepele. Namun jika kelelahan telah mengganggu waktu kerja dan saat santai sebaiknya Anda waspada.
Gejala-gejala di atas terlihat seperti gangguan normal. Fakta inilah yang membuat wanita sering mengabaikan tanda-tanda kanker di stadium awal. Mulai sekarang, jika gejala-gejala kanker diatas muncul, segeralah periksakan diri ke dokter. Investasikan waktu Anda untuk mendapat hidup yang lebih baik!

Beberapa Mitos Seputar Mata Yang Menyesatkan



Mitos mengenai penyakit mata dan pengobatannya telah lama beredar di tengah masyarakat Indonesia. Mitos ini disampaikan dari generasi ke generasi sehingga sebagian besar masyarakat percaya akan mitos tersebut.

Fakta mengenai mitos-mitos tersebut penting untuk diketahui agar masyarakat memiliki persepsi dan pemahaman yang tepat mengenai penyakit mata. Berikut ini akan dikupas beberapa fakta dari mitos seputar penyakit mata yang telah lama beredar di masyarakat.

1. Bintitan Timbul Karena Sering Mengintip



Tidak Benar

Bintitan atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan nama hordeolum sebenarnya merupakan suatu infeksi pada kelenjar yang terdapat di kelopak mata. Umumnya infeksi ini disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang dikenal dengan nama Staphylococcus aureus.

Jika kelenjar di kelopak mata ini terinfeksi oleh bakteri tersebut maka akan terbentuk bisul. Bisul pada kelopak mata inilah yang oleh masyarakat dikenal sebagai bintitan. Penyakit ini biasanya akan sembuh sendiri dalam 1-2 minggu.

Namun beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan antara lain dengan tetap menjaga kebersihan kelopak mata dan memberikan kompres hangat 4x/hari masing-masing selama 10 menit.

2. Makan Banyak Wortel Dapat Menyembuhkan Rabun Jauh

Tidak Benar

Rabun jauh (mata minus) dalam istilah kedokteran dikenal dengan nama miopiamerupakan suatu gangguan penglihatan dimana mata tidak mampu untuk melihat benda yang jaraknya jauh sehingga pandangan menjadi kabur saat melihat benda jauh.

Rabun jauh ini dapat terjadi karena adanya perubahan kelengkungan kornea, adanya gangguan pada lensa mata atau terjadinya pemanjangan sumbu bola mata.

Pemberian wortel dan zat-zat makanan yang kaya akan vitamin A memang terbukti baik bagi kesehatan mata, namun bukan untuk menyembuhkan rabun jauh. Peranan wortel dan vitamin A dalam kesehatan mata adalah untuk mencegah dan mengatasi gangguan mata yang terjadi akibat kekurangan vitamin A seperti xeroftalmia (mata menjadi kering) atau rabun senja (penglihatan yang terganggu di saat gelap/malam hari).

Karena itu, jika penyebab pandangan kabur/buram adalah defisiensi vitamin A maka konsumsi banyak wortel dapat membantu mengatasi kelainan mata tersebut, namun jika penyebab pandangan kabur adalah rabun jauh maka sebaiknya diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa minus atau lensa kontak.

Pada keadaan tertentu, rabun jauh dapat juga diatasi dengan pembedahan pada kornea antara lain keratotomi radial, keratektomi fotorefraktif, Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis (Lasik).

3. Membaca Dalam Posisi Tiduran Dapat Menyebabkan Rabun Jauh (Mata Minus)

Tidak Benar.

Rabun jauh (mata minus) dapat terjadi akibat adanya perubahan kelengkungan kornea, gangguan pada lensa mata atau karena memanjangnya sumbu bola mata. Posisi membaca tidak akan berpengaruh dalam memicu timbulnya rabun jauh.

Membaca dalam posisi berbaring (tiduran) akan menimbulkan berbagai keluhan mata yang terjadi akibat mata lelah karena saat membaca dalam posisi berbaring tanpa disadari jarak antara mata dengan buku akan menjadi lebih dekat. Hal ini akan memaksa mata untuk berakomodasi terus menerus agar bayangan jatuh tepat di retina.

Mata yang berakomodasi terus menerus akan menjadi cepat lelah sehingga timbul keluhan-keluhan seperti pandangan menjadi buram, mata perih, sakit kepala, dan lain sebagainya. Namun, keluhan keluhan ini hanya bersifat sementara. Dengan mengistirahatkan mata secara teratur maka keluhan-keluhan ini dapat diatasi.

4. Menonton TV Terlalu Dekat Dapat Merusak Mata

Tidak Benar

Menonton TV terlalu dekat hanya akan menyebabkan mata terasa sakit dan tidak nyaman untuk sementara. Saat mata digunakan untuk menonton TV terlalu dekat maka otot-otot mata akan berakomodasi terus menerus dan mata cenderung lupa untuk berkedip sehingga mata menjadi cepat lelah dan kering.

Hal ini menyebabkan kualitas penglihatan menjadi terganggu. Namun keluhan-keluhan ini hanya bersifat sementara. Untuk mengatasinya ada baiknya untuk tidak lupa mengistirahatkan mata dengan mengalihkan fokus penglihatan atau dengan melihat sesuatu di tempat yang lebih jauh setiap 15-30 menit.

Yang perlu dikhawatirkan dari menonton TV adalah efek dari sinar biru yang dipancarkan oleh TV. Sinar ini dapat menimbulkan kerusakan mata pada anak karena sinar ini berpotensi menyebabkan terbentuknya radikal bebas yang menimbulkan kerusakan pada retina mata anak.

Oleh karena itu jelaslah bahwa yang dapat menimbulkan kerusakan pada mata bukanlah jarak menonton yang terlalu dekat terhadap layar TV, namun lamanya paparan terhadap layar TV dan media-media lain yang memancarkan sinar biru seperti komputer, lampu neon, dan lain sebagainya.


5. Pengguna Kacamata Harus Selalu Menggunakan Kacamata Terus Menerus Untuk Mencegah Mata Bertambah Rusak

Tidak Benar

Jika pengguna kacamata melihat tanpa menggunakan kacamata, maka semua benda akan terlihat tidak fokus dan mata akan dipaksa bekerja lebih keras untuk memfokuskan benda tersebut. Mata yang dipaksa bekerja keras dengan berakomodasi terus menerus akan cepat menjadi lelah dan timbul keluhan berupa sakit kepala, mata perih, dan penglihatan kabur.

Namun hal ini tidak akan menimbulkan kerusakan jangka panjang terhadap mata. Kaca mata akan membantu anda untuk melihat dengan lebih baik tanpa mata harus bekerja keras. Dengan menggunakan kacamata maka penglihatan tidak akan memburuk dengan cepat, namun tidak menggunakan kacamata pun tidak akan merusak mata anda secara permanen.


6. Semua Kebutaan Dapat Disembuhkan Dengan Donor Mata

Tidak benar

Yang dimaksud dengan donor mata dalam dunia kedokteran adalah mendonorkan bagian kornea mata, bukan mendonorkan bola mata seutuhnya. Kornea merupakan lapisan paling depan dari bola mata yang berwarna transparan. Kornea yang bersifat transparan ini akan meneruskan cahaya yang masuk ke mata menuju ke sel sel penerima cahaya di retina.

Jika terjadi kerusakan pada kornea mata karena berbagai hal, seperti infeksi, trauma mata, dan lainnya, maka kornea mata dapat berubah menjadi keruh. Korena mata yang keruh tidak dapat menjalankan peranannya untuk meneruskan cahaya ke retina, sehingga penderita tidak dapat melihat apa-apa dalam keadaan kornea mata yang keruh (buta).

Donor kornea bertujuan untuk mengembalikan fungsi penglihatan bagi pasien-pasien yang mengalami kebutaan akibat kerusakan kornea dengan mengembalikan kejernihan kornea mata. Karena itu, tidak semua jenis kebutaan dapat diobati dengan donor kornea.


7. Mata Merah Disebabkan oleh Paparan Debu dan Asap

Tidak selalu benar.

Tidak semua mata merah disebabkan oleh debu dan asap. Mata merah dapat juga ditimbulkan akibat adanya iritasi oleh bahan kimia, alergi, ataupun infeksi, baik infeksi bakteri, virus ataupun jamur. Sangat penting untuk membedakan berbagai penyebab dari mata merah ini karena masing-masing memerlukan penanganan yang berbeda-beda.

Mata merah akibat iritasi bahan kimia dapat diketahui jika sebelumnya terdapat riwayat paparan mata terhadap bahan kimia. Hal ini harus segera diatasi dengan membasuh mata dengan air mengalir. Mata merah yang disebabkan oleh alergi umumnya disertai dengan keluhan mata terasa gatal, berwarna merah dan berair.

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menghindari pajanan terhadap sumber alergi atau dengan memberikan obat tetes antihistamin untuk mengatasi gejala-gejala yang ada. Sementara mata merah yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan adanya kotoran mata (belek) dan mata terasa perih/sakit. Mata merah akibat infeksi dapat diatasi dengan pemberian obat tetes mata yang mengandung antibotik.


8. Semua Mata Merah Dapat Diobati Dengan Obat Tetes Mata

Tidak selalu benar

Terdapat berbagai jenis obat tetes mata. Tergantung dengan penyebab timbulnya mata merah, maka tetes mata yang diberikan pun berbeda-beda. Jika pemilihan obat tetes mata tidak sesuai dengan penyebabnya maka keluhan mata merah dapat terus berlanjut bahkan menjadi bertambah parah.

Mata merah yang disebabkan oleh glaucoma ataupun infeksi tidak dapat diobati dengan obat tetes mata yang dijual bebas di pasaran. Untuk mengatasi mata merah akibat infeksi pun tersedia beberapa jenis obat tetes mata yang berbeda tergantung penyebab infeksinya, apakah disebabkan oleh virus, jamur ataupun bakteri.

Karena itu penggunaan obat tetes mata sebaiknya berada di bawah pantauan dokter. Obat tetes mata tidak boleh digunakan secara sembarangan, dan berlarut-larut. Penggunaan obat tetes mata yang tidak sesuai anjuran dan berlarut-larut dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Bekerja setelah Pensiun Baik Bagi Kesehatan

ORANG-orang yang terus melakukan pekerjaan di bidang mereka setelah pensun berpeluang menikmati kesehatan jiwa dan raga lebih baik daripada mereka yang berhenti bekerja sama sekali atau beralih ke bidang pekerjaan lain.

Para periset AS dari University of Maryland mengatakan temuan-temuan itu mengisyaratkan orang-orang yang sudah dekat dengan masa pensiun hendaknya mempertimbangkan langkah memasuki apa yang disebut “bridge employment” sebagai transisi menuju pensiun total.

“Pada intinya, jika seseorang punya peluang untuk bekerja paruh waktu atau wiraswasta di suatu bidang maka yang bersangkutan sebaiknya mempertimbangkannya sebagai rencana yang akan dikerjakan setelah pensiun,” papar periset Dr. Mo Wang, asisten profesor psikologi.

Untuk penelitian mereka, Wang dan para koleganya menggunakan data tentang lebih 12.000 pekerja dalam sebuah studi kesehatan AS yang dimulai pada 1992. Para peserta yang berusia antara 51 dan 61 tahun pada awal penelitian tadi, disurvei sekali dalam setiap dua tahun selama periode enam tahun.

Secara keseluruhan, tim Wang menemukan orang-orang yang memasuki suatu bentuk “pekerjaan penghubung” melaporkan lebih rendahnya tingkat penyakit berat seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantun, diabetes dan radang sendi selama berlangsungnya studi itu dibanding rekan sejawat mereka yang langsung memasuki pensiun total.

Temuan-temuan itu tidak dijelaskan oleh usia lanjut atau lebih parahnya kesehatan awal di antara orang yang memilih pensiun total, papar periset dalam laporan yang disiarkan Journal of Occupational Health Psychology.

JIWA
Yang lebih menggembirakan lagi dalam hal kesehatan fisik mereka, para pekerja “penghubung” itu juga cenderung melaporkan lebih sedikitnya problema kesehatan jiwa, seperti depresi.

Tapi, berbagai manfaat sama bagi kesehatan jiwa tak terlihat ketika para pensiunan tersebut tambil bagian dalam pekerjaan paruh waktu di bidang lain -- barangkali karena banyak dari orang-orang itu boleh jadi telah melakukan pekerjaan itu karena kebutuhan finansial bukannya karena pilihan, papar Wang.

Dia menyebut, kurangnya manfaat itu boleh jadi lantaran fakta bahwa para pensiunan itu harus menyesuaikan diri dengan posisi pekerjaan yang tak biasa atau harus melakukan perubahan gaya hidup.

Pekerjaan penghubung itu, khususnya bidang yang tidak asing lagi bagi seseorang, mungkin saja memberi manfaat bagi kesehatan fisik dan jiwa karena berbagai alasan, lanjut pakar tadi.

Secara umum, ungkap Wang, pekerjaan demikian bisa saja membantu orang dewasa lanjut usia mempertahankan gaya hidup aktif yang mereka lalu semasa menggeluti karir dan menurunkan stress atau tekanan yang mereka mungkin rasakan dari transisi ke dunia pensiun.

IDENTITAS
Wang mengatakan, jika menyangkut kesehatan jiwa, misalnya, pekerjaan penghubung bisa bermanfaat dengan mengizinkan orang mempertahankan sebagian “identitas peran” yang mereka telah bentuk selama menggeluti karir.

Terus aktif secara umum tak hanya melalui pekerjaan juga dapat bermanfaat bagi kesehatan fisik para pensiunan, lanjut Wang. Namun dia menambahkan bahwa manfaat kesehatan jiwa mungkin saja tergantung pada jenis aktivitas -- apakah itu sesuatu yang betul-betul dinikmati orang bersangkutan, dan yang membantu meringankan stress memasuki dunia pensiun.

“Temuan-temuan ini,” ujar Wang, “mengisyaratkan agar para pensiunan dan calon pensiunan mempertimbangkan secara hati-hati apakah akan terlibat dalam pekerjaan penghubung --
jika demikian halnya, apa saja jenis pekerjaan penghubung -- yang betul-betul penting

Belajar Dari Cara Hewan Menyembuhkan Diri


Kita semua menyadari bahwa kerajaan hewan memiliki kwalitas kesehatan yang lebih baik daripada kerajaan manusia. Walaupun manusia diberi akal, kemampuan untuk berfikir dan berkreasi yang jauh lebih sempurna daripada hewan, tetapi mengapa ketika berbicara tentang kesehatan dan merawat tubuh justru hewan punya insting kepekaan yang lebih bijak daripada manusia umumnya?

Dr. Adolf Just, seorang dokter berkebangsaan jerman, yang telah banyak mengarang buku mengatakan, bahwa perbedaan yang paling mendasar dari kehidupan manusia dan kehidupan hewan adalah hewan hidup bersahabat dengan alam dan mengikuti aturan hukum alam yang harmonis, sedangkan manusia hidup merusak dan melawan hukum alam. Inilah awal dari kebodohan manusia.
Mari sekarang kita coba menelusuri kehidupan kucing di sekitar kita dan bagaimana kucing memperlakukan tubuhnya ketika sakit?
Saya pernah mengamati kucing liar yang sakit parah di rumah saya. Kucing itu tidak sengaja dipelihara, melainkan datang sendiri dan hidup di sekitar rumah. Pada waktu itu si kucing yang awalnya lincah, tiba-tiba jadi pendiam dan berbaring tidur selama berhari hari. Kalaupun ia bergerak sangatlah sedikit hanya sesekali menghirup udara segar dan untuk menggerak gerakan badannya agar tidak kaku. Pada waktu itu saya melihat berkali kali kucing itu muntah dengan bau yang cukup menyengat. Saya pun mencoba memberinya susu yang dituangkan di atas mangkuk, tapi sedikitpun susu itu tak disentuhnya sampai akhirnya saya buang. Sayapun mencoba memberinya air dan dia mencicipi sedikit sedikit.
Setelah beberapa hari, saya melihat kucing itu tidak makan dan hanya berbaring lemas dan kadang menjilati bagian-bagian tubuh tertentu dengan air ludahnya sambil sesekali jalan ke luar. Saya melihat badannya semakin kurus tapi sorot matanya tetap tajam dan menunjukan tanda-tanda optimis untuk bisa cepat sembuh kembali. Setelah kucing itu tidak muntah lagi, dia mulai mencari-cari makanan. Saya coba memberinya sepotong ikan, tapi tidak juga dimakannya. Ikan yang saya berikan hanya dijilat dan diciumnya lalu ditinggalkannya. Selanjutnya saya coba memberinya susu lagi, dia mulai menjilatinya sedikit-sedikit secara perlahan sambil kadang-kadang menoleh ke saya dan terkesan seperti bertanya kepada tubuhnya tentang setiap jilatan yang diminumnya, apakah tubuhnya sudah merasa siap dan menerima dengan baik makan yang dimakannya. Sekitar 25% susu yang dijilatinyapun masuk ke mulutnya, setelah itu dia pergi dan kembali berbaring. Keesokan harinya saya beri lagi ia susu, lalu dijilatinya, lebih cepat, hampir 75% nya habis dijilati. Keesokan harinya saya beri dia ikan, lalu ia mulai memakannya secara perlahan dan mengunyahnya cukup lama. Separuh ikan itu habis dimakan. Hari berikutnya ia kembali lincah, menunjukan kalau kucing itu telah benar-benar sehat seperti sedia kala.
Dari kisah nyata tersebut, kita bisa ambil banyak sekali pelajaran yang sudah banyak dilupakan oleh para dokter atau para pengobat tradisional bahwa banyak obat-obatan yang diberikan ke tubuh dengan dasar asal cepat dan instan namun tidak peduli akan resiko dan efek samping pada tubuh secara jangka panjang.
Kita takut dan sangat khawatir ketika selera makan dan berat badan anak kita menurun ketika sakit, padahal itu semua merupakan reaksi positif tubuh, para dokter sibuk memberi obat anti mual dan berbagai vitamin nafsu makan agar si pasien bisa tetap makan banyak. (muntah merupakan proses mengeluarkan toksik dari tubuh secara alami sedangkan bila dalam keadaan sakit mengurangi makan berarti memberi kesempatan kepada mekanisme tubuh untuk memperbaiki diri, sedang bila terus makan banyak berarti mekanisme tubuh akan sibuk mencerna makanan). Inilah kebodohan kita akan bahasa tubuh yang membuat kita lupa bahwa gejala-gejala itu merupakan bagian dari reaksi positif tubuh dalam memberikan informasi ketika tubuh sakit.

Benarkah Kerokan Menyehatkan?


Sebagai orang Indonesia, tentu Anda tidak asing dengan metode penyembuhan sendiri dengan cara menggosok tubuh dengan alat atau kerokan. Metode tradisional ini telah menjadi andalan banyak orang untuk mengatasi masuk angin, mual, atau tidak enak badan.

Meskipun terkesan tradisional, menurut ahli kedokteran olahraga dr.Michael Triangto, Sp.KO, metode kerokan memang berkhasiat untuk menyembuhkan rasa tidak enak atau demam.

"Kerokan pada dasarnya adalah menipiskan kulit. Tindakan ini membuat panas tubuh mudah keluar sehingga suhu tubuh yang semula demam menjadi turun," katanya ketika ditemui dalam acara peluncuran produk koyo pereda nyeri otot di Jakarta, Selasa (13/9/2011).

Ia menambahkan, "hasil kerokan" sebaiknya tidak acak-acakan. "Baiknya jika (dilakukan) seperti motif tulang daun atau ikan karena bentuk serat otot memang demikian. Saat kerokan pun ada faktor penekanan sehingga seperti pemijatan. Hal ini akan memberi efek pemanjangan pada otot-otot yang memendek karena peradangan. Dengan begitu rasa pegal-pegal pun akan hilang," papar dokter yang berpraktik di klinik Slim and Health ini.

Kendati begitu, Triangto menekankan bahwa tidak semua orang cocok dengan metode penyembuhan alternatif yang satu ini. "Ada yang tidak suka karena kesakitan," imbuhnya.

Benarkah Manusia Lebih Bau Dari Pada Hewan ?


Aroma yang kuat membuat kami menarik setidaknya dua spesies nyamuk, menurut makalah yang diterima untuk dipublikasikan dalam jurnal Tren Parasitologi. Memahami apa itu tentang bau manusia, yang menarik serangga ini dapat membantu mencegah penyebaran penyakit seperti malaria dan demam kuning.

Penulis utama Renate Smallegange menjelaskan kepada bahwa "mikroorganisme pada kulit kita menggunakan bahan yang ada pada kulit kita dan keringat kita untuk metabolisme mereka sendiri, mikroorganisme mengubah senyawa non-volatile menjadi senyawa atsiri.."

Smallegange, sebuah Wageningen University entomologi, dan koleganya Niels Verhulst dan Willem Takken, menganalisis data pada struktur kimia keringat manusia. Mereka menyimpulkan bahwa "volatil keringat manusia mungkin merupakan faktor penentu utama dalam preferensi inang nyamuk antropofilik." Serangga ini dapat membawa penyakit yang mengancam nyawa, seperti demam berdarah, demam kuning dan malaria.

Sejauh ini, "resep" untuk keringat manusia sintetis sepertinya berisi kompleks campuran karbon dioksida, amonia, asam laktat, dan tujuh asam karboksilat lainnya. Yang terakhir "memiliki bau keringat," kata Smallegange. Nyamuk sangat tertarik pada ini ramuan harum ketika para ilmuwan meneliti itu di laboratorium.

Sementara kita cenderung berpikir dari hewan lainnya sebagai berbau lebih menyenangkan daripada kita lakukan, penelitian sebelumnya pada kedua burung dan mamalia lainnya mengungkapkan bahwa secara signifikan lebih sedikit senyawa organik yang mudah menguap berasal dari kulit ini spesies non-manusia. Hanya beberapa asam karbol telah terdeteksi pada bulu ayam dan rambut jerapah, misalnya.

Untuk studi terbaru, para peneliti membandingkan distribusi, fungsi dan sekresi berbagai jenis kelenjar kulit manusia dengan orang-orang dari primata lainnya. Berdasarkan informasi tersebut, manusia akan diperkirakan untuk bau lebih seperti simpanse dan gorila, karena kesamaan dalam distribusi kelenjar tersebut, namun simpanse dan gorila melepaskan lebih banyak minyak, mungkin untuk menjaga bulu tubuh mereka.

Manusia dewasa sering memancarkan air, protein, asam amino, urea, amonia, asam laktat dan garamnya tertentu. Selama pubertas, kelenjar yang melepaskan komponen matang dan dijajah oleh bakteri.

"Jadi, meskipun orang tua bisa mengenali anak-anak remaja mereka dengan penciuman, anak-anak memiliki kurang 'pekat' bau badan dibandingkan dengan orang dewasa," jelas para peneliti, menambahkan bahwa anak-anak juga memproduksi keringat pada tingkat yang lebih rendah daripada orang dewasa.

Nyamuk dipelajari oleh para ilmuwan gigitan bayi manis berbau dan anak-anak lebih jarang. Memiliki bau badan yang kuat bisa menjadi berguna. Smallegange menyebutkan bahwa bau yang muncul selama dan setelah pubertas cenderung terikat dengan "kematangan seksual dan pilihan pasangan." Penelitian sebelumnya yang menentukan bahwa kita bahkan dapat membedakan diri kita didasarkan pada bau tangan saja.

Para ilmuwan selanjutnya dilaporkan bahwa laki-laki berkeringat lebih dari wanita selama latihan. Namun demikian, konsentrasi bau, asam karboksilat volatil pada dasarnya sama untuk pria dan wanita.

Smallegange berkata, "keringat laki-laki mungkin mengandung lebih banyak air."

Banyak penelitian lain telah difokuskan pada vektor nyamuk dan serangga lainnya yang tertarik oleh karbon dioksida ketika kita menghembuskan napas. Dia menunjukkan, bagaimanapun, bahwa beberapa spesies nyamuk yang mungkin ditolak oleh napas manusia. bau keringat manusia dewasa karena itu lebih penting untuk pengisap darah tertentu.

James Logan, seorang anggota Fakultas Penyakit Infeksi dan Tropis di London School of Hygiene & Tropical Medicine, mengatakan kepada Discovery News bahwa sementara ia dan ilmuwan lain menyadari bahwa "bau manusia berbeda dari mamalia lain dan yang ini, memainkan peran penting di daya tarik nyamuk dengan manusia, "ini kurang jelas persis apa yang ada di keringat manusia yang menarik nyamuk.

Ini Diharapkan penelitian masa depan yang lebih baik akan mengungkapkan unsur-unsur ini. Kemudian keringat manusia sintetis dapat digunakan dalam penelitian nyamuk, hemat subyek manusia dari penderitaan digigit.

Benarkah Manusia Lebih Bau Dari Pada Hewan ?


Aroma yang kuat membuat kami menarik setidaknya dua spesies nyamuk, menurut makalah yang diterima untuk dipublikasikan dalam jurnal Tren Parasitologi. Memahami apa itu tentang bau manusia, yang menarik serangga ini dapat membantu mencegah penyebaran penyakit seperti malaria dan demam kuning.

Penulis utama Renate Smallegange menjelaskan kepada bahwa "mikroorganisme pada kulit kita menggunakan bahan yang ada pada kulit kita dan keringat kita untuk metabolisme mereka sendiri, mikroorganisme mengubah senyawa non-volatile menjadi senyawa atsiri.."

Smallegange, sebuah Wageningen University entomologi, dan koleganya Niels Verhulst dan Willem Takken, menganalisis data pada struktur kimia keringat manusia. Mereka menyimpulkan bahwa "volatil keringat manusia mungkin merupakan faktor penentu utama dalam preferensi inang nyamuk antropofilik." Serangga ini dapat membawa penyakit yang mengancam nyawa, seperti demam berdarah, demam kuning dan malaria.

Sejauh ini, "resep" untuk keringat manusia sintetis sepertinya berisi kompleks campuran karbon dioksida, amonia, asam laktat, dan tujuh asam karboksilat lainnya. Yang terakhir "memiliki bau keringat," kata Smallegange. Nyamuk sangat tertarik pada ini ramuan harum ketika para ilmuwan meneliti itu di laboratorium.

Sementara kita cenderung berpikir dari hewan lainnya sebagai berbau lebih menyenangkan daripada kita lakukan, penelitian sebelumnya pada kedua burung dan mamalia lainnya mengungkapkan bahwa secara signifikan lebih sedikit senyawa organik yang mudah menguap berasal dari kulit ini spesies non-manusia. Hanya beberapa asam karbol telah terdeteksi pada bulu ayam dan rambut jerapah, misalnya.

Untuk studi terbaru, para peneliti membandingkan distribusi, fungsi dan sekresi berbagai jenis kelenjar kulit manusia dengan orang-orang dari primata lainnya. Berdasarkan informasi tersebut, manusia akan diperkirakan untuk bau lebih seperti simpanse dan gorila, karena kesamaan dalam distribusi kelenjar tersebut, namun simpanse dan gorila melepaskan lebih banyak minyak, mungkin untuk menjaga bulu tubuh mereka.

Manusia dewasa sering memancarkan air, protein, asam amino, urea, amonia, asam laktat dan garamnya tertentu. Selama pubertas, kelenjar yang melepaskan komponen matang dan dijajah oleh bakteri.

"Jadi, meskipun orang tua bisa mengenali anak-anak remaja mereka dengan penciuman, anak-anak memiliki kurang 'pekat' bau badan dibandingkan dengan orang dewasa," jelas para peneliti, menambahkan bahwa anak-anak juga memproduksi keringat pada tingkat yang lebih rendah daripada orang dewasa.

Nyamuk dipelajari oleh para ilmuwan gigitan bayi manis berbau dan anak-anak lebih jarang. Memiliki bau badan yang kuat bisa menjadi berguna. Smallegange menyebutkan bahwa bau yang muncul selama dan setelah pubertas cenderung terikat dengan "kematangan seksual dan pilihan pasangan." Penelitian sebelumnya yang menentukan bahwa kita bahkan dapat membedakan diri kita didasarkan pada bau tangan saja.

Para ilmuwan selanjutnya dilaporkan bahwa laki-laki berkeringat lebih dari wanita selama latihan. Namun demikian, konsentrasi bau, asam karboksilat volatil pada dasarnya sama untuk pria dan wanita.

Smallegange berkata, "keringat laki-laki mungkin mengandung lebih banyak air."

Banyak penelitian lain telah difokuskan pada vektor nyamuk dan serangga lainnya yang tertarik oleh karbon dioksida ketika kita menghembuskan napas. Dia menunjukkan, bagaimanapun, bahwa beberapa spesies nyamuk yang mungkin ditolak oleh napas manusia. bau keringat manusia dewasa karena itu lebih penting untuk pengisap darah tertentu.

James Logan, seorang anggota Fakultas Penyakit Infeksi dan Tropis di London School of Hygiene & Tropical Medicine, mengatakan kepada Discovery News bahwa sementara ia dan ilmuwan lain menyadari bahwa "bau manusia berbeda dari mamalia lain dan yang ini, memainkan peran penting di daya tarik nyamuk dengan manusia, "ini kurang jelas persis apa yang ada di keringat manusia yang menarik nyamuk.

Ini Diharapkan penelitian masa depan yang lebih baik akan mengungkapkan unsur-unsur ini. Kemudian keringat manusia sintetis dapat digunakan dalam penelitian nyamuk, hemat subyek manusia dari penderitaan digigit.

Berbagai macam kelainan kuku


Berbagai macam kelainan kuku
Kuku merupakan penutup dan pelindung ujung jari tangan dan kaki yang berguna untuk membantu jari memegang bcnda dan pada orang dewasa memberikan kepuasan dalam segi
estetika. Beberapa penyakit menimbulkan perubahan kuku yang sama disebabkan karena kuku hanya mampu bereaksi dengan pola tertentu saja; sehingga sulit membuat diagnosis klinis dan mengobati kelainan kuku. Hal ini sering membuat frustasi baik dokter maupun penderitanya, karena penderita sangat berkepentingan dengan kelainan kuku yang ada pada dirinya dan ingin segera mendapat pengobatan.

Kuku mempunyai 2 fungsi utama. Fungsi pertama yang diketahui secara umum ialah sebagai pelindung dari ujung jari. Fungsi keduanya yang juga sangat penting adalah memberi sensitifitas daya sentuh. Pada ujung jari terdapat banyak reseptor yang berfungsi untuk menghantarkan rangsang sentuh saat kita menyentuh suatu objek sehingga kita dapat merasakan bersentuhan dengan objek yang kita sentuh. Kecepatan pertumbuhan kuku rata- rata 1 mm / minggu. Pembaruan total kuku jari tangan : 170 hari dan kuku kaki: 12- 18 bulan.

Suatu penyakit dapat memberikan berbagai bentuk lesi pada kuku yang berbeda, dan sebaliknya, satu kelainan kuku dapat merupakan ekspresi dari berbagai macam penyakit dengan etiologi, perjalanan penyakit dan prognosis yang berbeda. Untuk memahami penyakit pada kuku, ada baiknya jika kita memahami anatomi kuku normal manusia (dapat di baca disini) atau perhatikan gambar di bawah ini.

Anatomi kuku
Kelainan pada kuku, biasanya di bedakan menjadi tiga bagian besar berdasarkan lokasi anatomi kuku, yaitu kelainan pada lempeng kuku, kelainanan pada dasar kuku dan kelainan pada lipatan kuku.


Kelainan Lempeng KukuBadan kuku atau lempeng kuku (nail plate) Yaitu bagian yang kelihatan dari kuku yang berada di atas palung kuku mulai dari atas batas akar (nail root) yang merupakan bagian proksimal kuku sampai tepi ujung lepas dan merupakan bagian tengah kuku yang dikelilingi dinding kuku (nail wall) yaitu merupakan lipatan-lipatan kulit yang menutupi bagian pinggir dan atas

Garis Beau
gambar kelainan garis beau 
dengan penampakan alur 
atau garis pada kiri ke kanan
di lempeng kuku

Garis Beau yaitu alur transversal pada Lempeng Kuku yang akan bergerak Ice arah distal mengikuti pertumbuhan kuku atau jika dilihat melintang, maka alur tersebut sejajar dengan lanula. Alur ini terjadi disebabkan penyakit yang menyebabkan tertahannya pembentukan Lempeng Kuku sementara oleh toksin atau penyakit sistemik. 
Pada sebagian besar kasus, alur lebih sering dijumpai pada kuku ibu jari atau kuku jari kaki yang mungkin disebabkan karena pertumbuhannya yang lebih lambat. 
Garis Beau fisiologis dapat dijumpai pada bayi usia 4– 10 minggu.
Beberapa keadaan yang dapat menimbulkan kelainan ini yaitu trombosis koroner, pneumonia, fenomena Raynaud, defisiensi Fe, dermatitis, trauma, agent anti kanker, penyakit ginjal atau hati.
Koilonikia
gambar koilonikia, kelainan kuku dimana
bagian tengah kuku cekung kedalam 
sehingga pemapakan seperi senduk
atau mangkuk

Koilonikia atau disebut juga spoon nails yaitu bentuk normal bagian tengah Lempeng Kuku menjadi datar atau cekung dengan pinggir lateral dan distal menghadap ke atas, sehingga bentuk kuku seperti sendok. Lempeng Kuku dapat menebal atau menipis.
Koilonikia dapat merupakan kelainan yang didapat atau merupakan kelainan yang diturunkan. Pada anak usia 1 atau 2 tahun pertama dapat dijumpai bentuk Lempeng Kuku seperti ini, yang pada beberapa kasus menetap sampai dewasa tanpa adanya kelainan familial.
Tipisnya kuku dihubungkan dengan status nutrisi yang buruk (anemia defesiensi besi) dan kurangnya intake asam amino yang mengandung sulfur. 
Koilonikia dapat dijumpai pada beberapa keadaan yaitu penyakit diabetes, anemi defisiensi Fe, pajanan asam kuat, hipotiroid, nail patella syndrome, Penyakit Raynaud (sebuah kondisi umum yang mempengaruhi pasokan darah ke jari tangan dan kaki), hemochromatosis, SLE (lupus), trauma parah pada matriks kuku, sindrom kuku-patela
Wash Board Nails (Habit Tic Deformity)
Gambar kelainan kuku
washboad nail, perhatikan alurnya

Kelainan ini berupa alur transversal yang berdekatan tidak teratur dengan rigi-rigi di tengah Lempeng Kuku atau bentuk alur horisontal pada lempeng kuku.
Bentuk kuku seperti ini biasanya dijumpai pada kuku ibu jari. Seperti namanya, menyerupai papan cuci dengan serangkaian pegunungan merata spasi di kuku
Alur ini terjadi disebabkan kebiasaan mendorong lipat kuku proksimal ke belakang dengan jari telunjuk atau gigi atau juga karena menggosok kulit di balik kuku dapat menyebabkan kuku papan cuci
Bila jarak lekuk transversal sangat berdekatan satu sama lain maka terlihat sebagai alur memanjang di tengah Lempeng Kuku.
Onikomadesis
gambar onikomadesis
dimana kuku terlepas mulai 
dari dasar kuku

Sinonim: defluvium unguium
Onikomadesis yaitu terlepasnya Lempeng Kuku secara sempurna mulai dari bagian proksimal atau dari dasar kuku. 
Dikatakan kelainan ini terjadi akibat terhentinya pembentukan keratin oleh matriks. Onikomadesis dapat bersifat familial atau didapat. 
Keadaan yang dapat menimbulkan onikomadeasis yaitu distres intrauterin berat, diabetes, trauma matriks, radiodermatitis, inflamasi lipat kuku proksimal, dan juga akibat efek samping obat asam valpoat yang di gunakan sebagai obat epilepsi, nekrolisis epidermal toksik, stevevens jhonson syndrome, kelainan Periode iskemia (Gagal jantung, iskemia perifer, Himalaya wandeling), Viral infeksi (sindroma Kawasaki , campak,penyakit tangan kuku dan mulut)dan Penyakit dengan demam tinggi atau penyakit parah (Malaria, drug fever, sepsis, demam berdarah)
Onikolisis
gambar onykolisis
kuku terlepas dari dasar
mulai dari samping

Onikolisis yaitu terlepasnya Lempeng Kuku dari dasar kuku, biasanya dimulai di tepi dan melanjutkan ke lunula. Terjadi terutama di jari manis namun dapat terjadi pada salah satu kuku dan berwarna kuning atau putih pada bagian yang terlepasnya.
Onikolisis dapat disebabkan oleh penyakit kulit ( Psoriasis ), obat-obatan (tetrasiklin), trauma, amyloidosis, gangguan sirkulasi perifer; hipertiroid, kosmetik kuku, sabun, sarkoidosis, yellow nail syndrome, radiotherapi, gangguan jaringan ikat atau tanpa penyebab yang jelas, Paronychia (Candida, bakteri, herpes panaritium )
Rasa nyeri dapat terjadi bila terdapat infeksi.
Trakionikia
gambar trakionika, permukaan
kuku tampak kasar dan tipis

Lempeng kuku tipis dengan permukaan tampak kasar seperti ampelas disebabkan alur longitudinal dan rigi-rigi sangat rapat, biasa di jumpai pada anak- anak
Trakionikia terjadi karena kelainan pada matriks proksimal, Jika semua kuku terkena, dikenal sebagai Twenty Nail Dystrophy
Beberapa penyakit kulit yang dihubungkan dengan kelainan ini yaitu liken planus, dermatitis atopik, alopesia areata, twenty nail dystrophy of childhood, ichthyosis, Kekurangan imunoglobulin, vitiligo, penyakit kulit inflamasi lainnya dan bisa juga idiopaty
Onikoskizia
Onychoschizia

Yaitu pelepasan lamelar atau lamellar membelah Lempeng kuku pada tepi bebas distal. (kuku terbelah)
Onychoschizia, umumnya dikenal sebagai pemisahan kuku tetapi juga dikenal sebagai onychoschisis atau distrofi pipih, adalah suatu kondisi yang menyebabkan perpecahan dalam horisontal lempeng kuku, Hal ini juga dikenal sebagai sindrom kuku rapuh
Penyebab paling sering yaitu kuku sering basah kemudian mengering berulang kali sehingga menimbulkan perlunakan dan pengerasan kuku. Kotoran dan uap lembab masuk ke bagian yang retak sehingga menambah kerukan. Pelekatan antar sel berkurang akibat semen interselular gagal melekat, atau mungkin disebabkan semen yang dibentuk oleh matriks tidak mempunyai daya lekat atau mengalami degradasi.
Penyebab onikoskizia yaitu cairan alkali, detergen, cat dan cairan penghapus cat kuku, infeksi sistemik, faktor endokrin, trauma, penyakit tertentu (TBC,sindrom Sjögren, lichen planus dan psoriasis), orang yang sering memakai obat-obatan oral terbuat dari vitamin A, dan kekurangan Vitamin B
Onikoreksis
onikoreksis

Sinonimnya yaitu brittle nail. 
Pada onikoreksis dijumpai kuku rapuh dan pecah pada tepi bebas Lempeng kuku dan fisur memanjang pada Lempeng kuku . 

Kuku yang rapuh dan pecah dapat diakibatkan pemakaian sabun kuat (deterjen), penghapus cat kuku, pada keadaan hipotiroid. Kuku rapuh dapat merupakan manifestasi psoriasis, onikomikosis, anemia defisiensi Fe, pakionikia kongenital.
Onikogrifosis dan Onikokauksis
Onikogrifosis yaitu Lempeng kuku yang menebal, memanjang, melengkung seperti cakar atau tanduk domba. 
Pada onikogrifosis bagian bebas Lempeng kuku menekan atau masuk ke dalam jaringan lunak. Kuku buram, berwarna coklat kekuningan atau hitam kotor. Permukaan kuku tidak teratur, beralur. Daerah subungual terisi bahan tanduk. Pada kasus heriditer dapat mengenai kuku jari tangan atau kaki. Pada kasus didapat kuku jari tangan hampir tidak pernah memperlihatkan kelainan ini. 

Onikogrifosis dapat disebabkan oleh trauma neuropati perifer, pemotongan kuku yang tidak teratur Pada onikokauksis kuku keras, menebal, memanjang, permukaan kuku halus, kuku lebih cembung dan rapuh; mungkin disebabkan kelainan pada matriks dan dasar kuku yang menambah jumlah keratin lebih banyak.

Onikauksis hanya menggambarkan penebalan dan pemanjangan kuku. 
Onikokauksis dapat disebabkan oleh trauma, infeksi jamur, penyakit Darier, psoriasis, pitiriasis rubra pilaris, defek ektodermal; selain itu onikokauksis dapat dijumpai pada penyakit jantung kronik, penyakit paru-paru.

Gambar Onikogrifosis
dengan lempeng kuku
menebal dan melengkung

Gambar Onikauksis kuku menebal
tapi tidak melengkung



Pitting atau penyok pada kuku 
Gambar pitting kuku
Nampak lubang atau lekukan
atau penyok-penyok kecil pada kuku.

Pit atau penyok atau berlubang-lubang terjadi karena adanya kelainan pada matriks proksimal. Alkiewitz menyatakan adanya keratinisasi yang menyimpang yaitu adanya kelompok sel parakeratosis yang menyebabkan daerah tersebut menjadi lemah, kurang melekat satu sama lain kemudian mengelupas. Teori lain mengatakan disebabkan oleh invasi sel radang, mikroabses pada matriks seperti pada psoriasis atau eksositosis limfositik pada pitiriasis rosea dan adanya spongiosis setempat seperti pada eksema.
Pit berkelompok dapat dijumpai pada orang normal atau penderita dengan trauma pada matriks kuku. Penampakan kuku menunjukkan depresi belang-belang di lempeng kuku
Ukuran, dalam dan dangkalnya pit bervariasi. Umumnya diameter pit kurang dari 1 mm. Pit yang dangkal sering didapatkan pada psoriasis. Barisan pit transversal yang teratur mirip garis Beau merupakan tanda karakteristik pada alopesia areata.
Beberapa penyakit yang sering berhubungan dengan di temukannya pitting pada kuku adalah Psoriasis, sindrom Reiter, reactive arthritis, eksim, incontinentia pigmenti, alopecia areata
Median Nail Dystrophy
Gambar media nail dystrophy
tampak fisure di garis tengah
lempeng kuku

Sinonim: solenonikia
distropi median kanaliformis (Heller) Yaitu suatu defek pada Lempeng kuku yang ditandai oleh fisur memanjang di garis tengah yang diapit gelombang transversal tidak teratur, sehingga kuku terlihat seperti pohon cemara. 
Kelainan ini dapat mengenai satu atau beberapa kuku, biasanya ditemui pada kuku ibu jari. Bagian yang retak mulai terlihat di bawah kutikel yang bergerak ke depan mengikuti pertumbuhan kuku. Setelah beberapa bulan atau tahun kuku akan kembali normal, tetapi dapat kambuh.
Penyebab kelainan ini tidak diketahui, tetapi beberapa peneliti menganggap disebabkan kerupakan matriks sementara yang mengganggu pembentukan kuku. 
Kelainan ini dijumpai pada trauma lokal di bagian tengah kuku.
Pakionikia Kongenital
Merupakan kelainan heriditer dengan etiologi yang tidak diketahui. 
Kelainan kuku terjadi pada 1/2-2/3 bagian distal kuku. Bagian proksimal Lempeng kuku licin, mengkilat, melekat pada dasar. Bagian distal terdorong ke atas oleh akumulasi bahan keratin di bawahnya, sehingga bagian Lempeng kuku bebas menghadap ke atas dan membentuk sudut 30 – 40 derajat terhadap aksis falang. Lempeng kuku berwarna abu-abu kekuningan atau coklat dan buram. Dapat terjadi pelepasan kuku spontan dan tumbuh kembali dengan deformitas yang lebih berat. 
Jadaschon dan Lewandoski melaporkan selain kelainan kuku juga dapat disertai kelainan pada mukosa, gigi, keratoderma palmoplantar. Masalah yang sering terjadi yaitu paronikia disebabkan bakteri atau kandida. 
Pemakaian asid salisil 10%–40% atau urea oklusi dan kuku direndam dalam air akan melunakkan kuku sebelum dipotong.
Twenty Nail Dystrophy 
Gambar twenty nail dystropy

Dijumpai kelainan pada Lempeng kuku berupa alur longitudinal, striae dan onikoreksis. 
Lempeng kuku dapat menipis atau menebal dan berwarna kekuningan atau kasar seperti ampelas, merupakan jenis tertentu Trakionikia, dimana jika kuku yang terkena kelainan itu berjumlah 20 (kuku jari tangan dan kaki), maka di sebut twenty nail dystrophy, tapi jika tidak semua kuku yang terkena maka di sebut sebagai Trakionikia
Pada pemeriksaan histologi dijumpai perubahan pada matriks yang sesuai dengan liken planus, eksema, psoriasis. 
Pernah dilaporkan kasus kongenital, heriditer maupun pada orang dewasa: Twenty nail dystrophy pada anak dianggap bukan merupakan suatu entity klinis khusus tetapi mungkin suatu tanda fisik beberapa penyakit lain, misalnya liken planus
PERUBAHAN UKURAN LEMPENG KUKU
Anonikia
Gambar anonikia, Tampak 
jari tidak memiliki kuku

Anonikia yaitu tidak didapatinya Lempeng Kuku atau istilah untuk ketiadaan total kuku. Ini mungkin telah ada sejak lahir (bawaan) atau mungkin karena didapat.
Anonikia kongenital dapat bersifat diturunkan atau menyertai malformasi ektodermal atau mesodermal. Lempeng kuku tidak dijumpai pada kuku jari tangan dan kaki waktu lahir. Kadang-kadang waktu lahir dapat dijumpai Lempeng kuku yang kemudian lepas tidak tumbuh lagi. Kelainan ini dapat terjadi sendiri ataupun bersamaan dengan malformasi jari.
Anonikia didapat, disebabkan oleh inflamasi berat aparatus kuku atau timbul bertahap setelah terjadi sikatriks progresifr. Pada beberapa kasus yang ditelusuri, dijumpai pada bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita rubella pada kehamilan trimester pertama.
Penyebab Anonikia Berupa Kelainan bawaan maupun di dapat. 
Beberapa penyebab yang yang berhubungan dengan Kelainan bawaan anonika berupa Amniotik band, bahan-bahan Teratogenik (Alkohol, morfin, carbamazepine, hidantoine, trimethadione, warfarin), Epidermolisis bulosa, Hydrotic ectodermal displasia, Nail sindrom patela, Iso-Kikuchy sindrom, AEC syndroom (ankyloblepharon, ectodermal defects, cleft lip and palate).
Penyebab yang berhubungan dengan kelainan anonikia yang di dapat berupa Trauma (Cedera, luka bakar, radang dingin, kimia beschadinging, operasi), keadaan Iskemia (Diabetes, penyakit Burger, aterosklerosis, Fenomena Raynaud, skleroderma), akibat Neuropati perifer (Diabetes, lepra, carpal tunnel syndrome), Pemfigoid bulosa, epydermolysis bulosa, eritema multiforme dan Mikosis
Mikronikia
Mikronikia

Mikronikia atau hipoplasi kuku merupakan suatu deformitas kongenital yang menyertai beberapa sindrom yang diturunkan. Derajat hipoplasi bervariasi pada penderita yang sama
Micronychia adalah istilah yang diberikan untuk kuku kecil. Ini mungkin telah ada sejak lahir (bawaan), seperti sindrom van Ellis Creveld, ataupun kelainan yang di dapat, seperti penyakit Raynaud dan skleroderma. Juga istilah hyponychia (kuku belum matang).
Nail – Patella – Elbow Syndrome
Sinonim: nailpatellasyndrome,hereditaryosteo-onychodys plasia (Hood).
Merupakan kelainan struktur ektodermal dan mesodermal, diturunkan secara autosomal dominan. Sindrom ini ditandai oleh distrofi kuku, tidak adanya atau hipoplasi patela, penebalan tulang iliaka dan hipoplasi tulang radius dan ulna proksimal.
Lempeng kuku distrofik dan tidak pernah mencapai pinggir bebas (Lempeng kuku hanya berukuran 1/3 atau 1/2 ukuran normal). Kuku tampak buram, tipis dan rapuh. Lunula berbentuk segitiga. Pada setiap kasus kuku ibu jari paling sering terkena. Kuku jari lainnya terkena dengan gradasi kerusakan makin ringan dari kuku jari telunjuk ke arah kelingking.