Kenali Penyebab Pikun
Hilang ingatan bisa membuat orang frustasi dan lebih menakutkan bila
ingatan yang hilang cukup parah. Ada banyak alasan medis yang membuat
seseorang bisa menjadi lupa. Kenali apa saja penyebab mudah lupa.
Secara medis, lupa atau tidak
ingat merupakan ketidakmampuan seseorang untuk mengungkapkan apa yang
ada di dalam memori otaknya. Ada orang yang mudah sekali lupa meletakkan
atau membawa barang dan juga mengingat suatu informasi.
Beberapa hal bisa menjadi penyebab seseorang mudah lupa seperti terlalu
banyak informasi yang diterima oleh otak (overload), adanya penyakit
yang mengakibatkan lupa atau kondisi lainnya.
Seperti dikutip dari eHow, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab seseorang mudah lupa, yaitu:
Sakit kepala migrain
Jika seseorang menderita migrain, maka kondisi ini akan menimbulkan rasa
sakit di kepala dan sesudahnya membuat seseorang menjadi bingung serta
pelupa.
Konsumsi ganja
Seseorang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi ganja akan mengalami
kesulitan utuk mengingat apa saja yang terjadi hari ini. Penggunaan
ganja menyebabkan gangguan memori dan berpikir, gangguan koordinasi
serta kurangnya konsentrasi.
Menopause
Saat memasuki periode pra-menopause atau menopause, seseorang akan
mengalami berbagai gejala yang merupakan akibat dari perubahan hormon
yang drastis.
Penyakit Alzheimer
Penyakit ini ditandai dengan gejala mudah lupa, ketidakmampuan untuk
berkonsentrasi dan gangguan memori. Selain itu penyakit ini juga
menimbulkan kekacauan di otak seseorang sehingga menyebabkan mudah lupa
dan kebingungan.
Cedera di kepala
Sebuah cedera kepala seringkali memicu trauma di otak yang berkelanjutan hal inilah yang menyebabkan hilangnya memori dan lupa.
Hipotiroid
Suatu kondisi kekurangan tiroid karena tubuh tidak bisa memproduksi
hormon tiroid yang cukup dapat mempengaruhi ketidakmampuan seseorang
untuk mengingat.
Depresi
Kondisi depresi bisa menyebabkan hilangnya minat dalam segala hal
sehingga tak heran jika orang yang depresi seringkali tidak mampu
mengingat sesuatu atau lupa. Hal karena ia terganggu oleh pikirannya
sendiri akibat perasaan dan kecemasan yang berlebihan.
Jenis kelamin
Otak laki-laki dan perempuan berbeda yang ditunjukkan melalui pencitraan
otak (brain imaging). Otak perempuan sangat aktif dan selalu berpikir,
sedangkan otak laki-laki cenderung lebih tenang. Hal ini membuat
laki-laki cenderung pelupa dibandingkan perempuan dan laki-laki
membutuhkan stimulasi atau rangsangan pada otaknya.
Dilansir dari Scientificamerican, ada dua jenis memori:
Memori jangka pendek (memori kerja), yaitu berisi informasi tentang
hal-hal yang dilalui dan dipikirkan saat ini. Seseorang akan sangat
fokus pada rincian mengenai pikiran yang ada saat ini.
Memori jangka panjang, berisi informasi yang disimpan di dalam otak dan
biasanya berisi informasi di masa lalu. Jika seseorang mengalami sesuatu
di masa 20 tahun lalu, ia mungkin dapat mengingatnya tapi tidak bisa
memberikan rincian secara detail.
Beberapa orang memiliki kemampuan luar biasa untuk mengingat dan seakan
tak pernah melupakan apapun. Namun ada juga seseorang yang mudah sekali
lupa akibat ketidakmampuan memori otak untuk menyimpan informasi dalam
jangka waktu lama.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari lupa parah:
1. Konsumsi vitamin memori
Sumber makanan mengandung asam lemak esensial seperti ikan dan kacang
sangat penting untuk komunikasi yang efisien dengan otak. Ginkgo biloba
juga dikenal sebagai penguat memori superior yang meningkatkan sirkulasi
darah ke otak.
2. Catat kegiatan yang dilakukan
Buatlah daftar kegiatan dengan menggunakan agenda harian atau notebook
kecil. Pastikan selalu menempatkan kunci mobil atau apapun di tempat
yang sama. Hal ini akan memudahkan Anda jika hilang ingatan menyerang.
3. Membaca buku
Mungkin terdengarnya agak klasik, tapi para peneliti dari Mayo Clinic
menunjukkan bahwa membaca bisa menurunkan risiko kehilangan memori
hingga 30-50 persen. Jadi jangan lupa membaca buku dimanapun Anda
berada. Bacaan seperti buku-buku ilmu pengetahuan dan novel adalah
bacaan yang paling bisa membantu meningkatkan kemampuan otak.
0 komentar:
Post a Comment